Griss' Corner

A personal corner made by an avid reader, coffee drinker, and beauty admirer

6 Cara Pilih Buku

Posted in Books • 8 February 2015

cara pilih kandidat buku bacaan baru - grisscorner

“Lo tahu dari mana ada buku itu?”

“Emang bagus, ya, Griss?”

“Gue bingung mau baca apa lagi ya.”

Internet, people, internet. Semua racun banyak datang dari internet.

Enaknya ada internet ya akses informasi seperti nggak ada remnya. Tiap hari, kalau lo mau cari ya pasti ada aja judul buku baru, sinopsis buku baru, atau rekomendasi baru dari berbagai macam komunitas pecinta buku. Baru di sini yang gue maksud adalah baru tahu. Bukan baru “lahir” di hari itu, ya. Karena kalau mau keep up dengan semua buku dari genre yang disuka mana sanggup juga.  Sewajarnya saja lah. Nah, ini dia yang biasa gue lakukan untuk pilih buku bacaan baru:

1. Mampir ke goodreads

Komunitas buku yang selalu jadi patokan gue untuk cari informasi buku ada dua dan salah satunya adalah goodreads.  Kurang cinta apa gue sampai pasang tab menu sendiri di blog ini buat page goodreads. Hahaha.  Berkat situs ini, gue jadi hampir selalu beli buku yang pasti gue suka. Jaraaaang banget kejadian “salah beli buku”, “kecele, dikira bagus ternyata jelek” atau “cover-nya bagus, tapi ternyata nggak sreg sama ceritanya.”   Jarang. Karena sebelum beli, 90% bisa dipastikan gue baca sinopsis cerita, baca minimal 5 review, dan lihat rating bukunya di goodreads.  Cover mau bagus kayak apa juga biasanya nggak bakal gue beli kalau gue belum tahu review buku itu gimana.  Rating juga nggak kalah penting, karena kalau buku itu dirating 3.6 ke atas di goodreads, gue yakin pasti lumayan bagus lah ceritanya dan bisa cocok sama selera gue.  Coba untuk cari judul buku dari:

– Recommendations. Habis login di goodreads, lihat sidebar kanan, deh, udah ada recommendations yang ke-generate otomatis based on buku yang lagi dibaca, buku yang ada di bookshelf kita, atau dari buku yang udah pernah dibaca sebelumnya.

– Minta rekomendasi.  Begitu masuk ke recommendations, lihat lagi sidebar kanan dan cari More Actions. Di situ ada pilihan Ask for Recommendations. Tinggal ketik, deh, lo nyari buku apa. Contoh: “I’d love to read epic fantasy book with interesting characters and cool magic system”, kalau amal lo cukup banyak pasti ada yang bales dan kasih rekomendasi.  Kalau nggak ada, ya udah cari-cari sendiri aja.

– Lihat buku dari satu genre. Di tab atas goodreads, cari Explore, terus pilih Genres, dan akan ada banyak pilihan mulai dari New Releases, Most Read This Week, sampai Popular Books dari genre tersebut. Sering banget gue pakai untuk cari judul baru.

2. Subscribe ke BookTube channel

Ini bisa dibilang sumber dari wishlist buku gue yang makin panjang.  Booktube = komunitas pecinta buku di YouTube. Yang gue perhatiin, makin ke sini makin besar komunitasnya.  Banyak rekomendasi buku, banyak juga video-video book haul yang bikin gue ngeces seember, ada juga book talk yang diskusiin plot, character, dan teori cerita bakal jadi gimana di buku selanjutnya (kalau serial). Nanti habis ini gue bikin post terpisah rekomendasi booktuber yang paling gue suka, ya.

3. Now a Major Motion Picture

Ini cara paling geblek tapi paling masuk akal. Gue bisa berani “gambling” langsung beli buku itu tanpa cek rating, review di goodreads atau booktube kalau ada embel-embel buku itu akan/sudah jadi film. Logika sotoy gue ya sederhana, kalau nggak bagus, mana ada produser yang mau bikin film atau serial TV dari buku itu.  Label jadi film ini lebih ngefek daripada label New York Times Bestseller karena gue rasa label bestseller udah banyak banget kayak kacang goreng nempel di cover buku. Tapi yang dibikin jadi film kan nggak semua.

American Sniper - grisscorner

4. Cari karya lain dari penulis yang sama

Sekali baca buku dan kalau suka dengan ceritanya, gue pasti nyicil berburu buku-buku lain yang ditulis oleh penulis itu. Atau kalau penulis itu debut author, buku berikutnya udah masuk dalam radar dan ditandain di goodreads.  Kalau karya seorang penulis meninggalkan first impression yang bagus, seperti ada rasa yakin kalau gue bakal suka dengan karya lainnya. Nggak ada jaminan 100% pasti lebih bagus atau sama bagusnya, tapi chance-nya lebih besar dibanding cap cip cup pilih buku baru. Ini kejadian untuk Brandon Sanderson, Marie Lu, Stephanie Perkins, Morgan Matson, dkk.

5. Tanya teman

Cara paling gampang, paling cepat, dan terpercaya.  “Lo lagi suka baca buku apa?” Atau paling enak, pergi ke toko buku bareng dan kalau ada buku yang menarik perhatian kita, langsung aja tanya, “Udah pernah baca dari penulis ini belum?”

6. Baca blog gue

Karena yang gue tulis di blog ini udah pasti gue suka and because the twins say-so.

weasley twins approve

*ditabok pembaca*

Semoga post ini bermanfaat dan berguna untuk pilih-pilih buku baru, ya. Happy hunting and happy reading!

 

  • Grace

    Ka, cara bedain buku yg asli sama yg palsu gimana y? Aku baru beli novel bekas dari suatu website, The Poet by Michael Connelly, dan ada beberapa typo, wajar ngga sih? Apa harus dicurigain palsu? Hehe thanks before xx

    • http://heydeegee.wordpress.com Grisselda

      Hi Grace.
      Website yang kamu pilih itu marketplace atau memang website khusus untuk jual buku bekas? Aku (untungnya) belum pernah kedapatan buku palsu nih. Biasanya sih aku cari aman dengan beli di toko buku online yang memang terpercaya dan sudah kelihatan jelas perusahaannya emang kredibel dan bukan jadi-jadian. Misalnya seperti Periplus, Books & Beyond, dan Book Depository.

      Kalau beli buku bekas juga biasanya lihat dari siapa yang jual. Contohnya pernah nyoba beli buku bekas dari Winna Efendi, penulis Indonesia yang lumayan sering ngadain sale di akun Instagramnya https://www.instagram.com/winnaefendi/. Walau nggak kenal, tapi tau orangnya sehingga ada rasa percaya kalau nggak akan ditipu dan dapat buku palsu :D