Griss' Corner

A personal corner made by an avid reader, coffee drinker, and beauty admirer

A Glimpse of My Skincare Routine: Double Cleanse and Double Tone

Posted in Beauty • 19 November 2014

Double Cleansing - grisscorner

Semakin tua bertambahnya usia, kulit gue semakin rewel.  Jerawat, bekas jerawat, pori-pori besar, kulit kelihatan kusam, dan masih banyak lagi.  My skin has been acting up lately and yes, it’s driving me crazy.  Karena itu gue mulai menambah beberapa produk dalam skincare routine dengan harapan dan doa komat-kamit kulit gue bisa membaik nantinya.  Di post ini, gue hanya membahas tentang double cleanse dan double tone, jadi di luar itu, masih ada beberapa produk skincare yang gue pakai dan sedang gue coba, dan mungkin kalau memang membawa hasil positif akan gue tulis di post terpisah.

Double cleanse udah gue lakuin sejak tahun lalu.  Sesuai namanya, rutinitas ini melibatkan dua produk: cleanser dan facial wash. Ya, keduanya berbeda dan nggak sama.  Jangan salah kaprah, ya.  Cleanser dipakai untuk mengangkat makeup dan kotoran dari wajah.  Facial wash dipakai untuk mencuci muka.  Produk yang gue pakai saat ini: Menard Tsukika Cleansing Cream dan Tsukika Facial Cream.

Cara pakainya gampang aja, gue pakai cleansing cream seukuran kurang lebih satu ruas jari jempol dan bagi produk ke lima titik wajah: dahi, kedua pipi, dagu, dan hidung.  Leher juga kalau pakai makeup sampai leher.  Setelah itu ratakan produk mulai dari pipi dengan gerakan memutar ke luar, lalu diikuti ke bagian lainnya.  I really take my time for this sampai tekstur cleanser yang berupa cream akan “meleleh” menjadi minyak dan seiring berubahnya tekstur cleanser, akan terasa dan terlihat makeup dan kotoran sudah lumer.  Tinggal bilas deh dengan air.  Nah, setelahnya, gue mengeringkan kulit wajah dengan menggunakan handuk.

Langkah kedua: facial wash. Cukup pakai produk sebanyak setengah jari kelingking.  Nah, apakah langsung dipakai seperti mencuci muka pada umumnya? No, wait a minute.  Buat foam sebesar bola tenis dulu di telapak tangan dengan bantuan beberapa tetes air. Kalau sudah jadi, tinggal sebarkan foam di seluruh wajah yang sudah dikeringkan tadi.  Dengan wajah yang kering, foam-nya jadi nggak kepeleset dan bisa bekerja dengan lebih maksimal.  Selesai mencuci muka, keringkan lagi dengah handuk.  Gue melakukan double cleansing ini di malam hari aja.  Kalau pagi, facial wash aja udah cukup.

Nah, double tone ini yang baru gue lakuin.  Gue dulu cuma pakai satu toner aja.  Sekarang karena suhu skincare mulai menyebarkan tentang double tone, gue jadi tertarik untuk mencoba juga.  Prinsip double tone simple aja sebenernya: exfoliate tone + hydrate tone.  Jadi toner pertama dipakai untuk eksfoliasi, mengangkat sel-sel kulit mati dan pilihan gue adalah Paula’s Choice Clear Extra Strength Anti-Redness Exfoliating Solution with 2% Salicylic Acid. Tuangkan secukup di kapas, lalu tepuk-tepuk pelan ke seluruh wajah.

Lalu disusul dengan toner kedua untuk memberi hidrasi pada kulit.  Kulit yang berminyak bisa jadi karena sebenernya kurang hidrasi sehingga kulit bereaksi dengan memproduksi minyak secara berlebihan.  Jadi walaupun kulit gue kombinasi berminyak, tetap butuh hidrasi dan pelembap. Gue suka Avène Thermal Spring Water karena produk ini multifungsi, bisa menenangkan, melembutkan dan memberi hidrasi pada kulit.  Kemasannya pun bikin produk ini praktis dipakai dan dibawa (ada juga travel size-nya), just spray it onto skin, wait a minute or two, lalu tinggal pakai berbagai macam produk skincare berikutnya.

 

_______

Tsukika Cleansing Cream dan Tsukika Washing Cream bisa dibeli di counter Menard yang ada di beberapa Department Store seperti Sogo Central Park, Seibu Grand Indonesia, dsb. Paula’s Choice Clear Extra Strength Anti-Redness gue beli di Mimo, dan Avène Thermal Spring Water ada di Guardian dan Watsons.