Griss' Corner

A personal corner made by an avid reader, coffee drinker, and beauty admirer

Let Me Introduce You To My Two Favorite Perfumes

Posted in Beauty • 30 November 2014

1

Gue menilai orang, salah satunya, dari baunya.  Kalau wangi atau yah, nggak usah wangi asal nggak tercium bau “ajaib” aja udah bisa membuat gue lebih nyaman untuk ngobrol dan berinteraksi dengan orang itu.  Kalau orang tersebut menyebarkan bau tidak sedap, gue pasti jaga jarak.  Bisa jadi karena gue dibesarkan dengan melihat kedua orang tua yang suka pakai parfum.  Mama suka parfum, Papa gue apalagi.  Kalau ke Duty Free pasti dia langsung, “Papa mau cari parfum, tinggal dikit yang di rumah.” Asli, ngelebihin Mama.  Setiap habis mandi pasti pakai parfum, bahkan mau tidur pun (ini beneran) dia pakai parfum lagi.  Mungkin jadi mimpi indah kalau semprot parfum sebelum tidur, nanti kalau pulang ke rumah harus gue tanya.  Pantes aja, kan, parfumnya cepet banget habis. Terus gue disuruh ngirit beli makeup sementara dese beli parfum mulu. Hih. *bapak gue untungnya nggak ngoprek blog anaknya*

Akhir-akhir ini gue lagi suka dengan dua parfum dengan ukuran mini yang juga bisa gue bawa ke mana-mana.  Di kantor sedia parfum, sih, yang bisa dibajak untuk bagi parfum pun banyak, tapi kalau lagi mau seharian wanginya sama, gue prefer untuk bawa travel sized perfume. Etude House No More Eau de Perfume ini jadi pilihan pertama karena wanginya lembut tapi nggak manis. Feminine banget tapi dengan proporsi dan kombinasi notes fresh citron dan green leaves yang pas.  I’ve been sporting this EDP since I bought it and this one is definitely my go-to EDP yang pasti aman dipakai karena wanginya nggak menyengat sama sekali.  Bersahabat untuk hidung sendiri maupun hidung orang lain. Tahan berapa jam? Dari gue pakai pagi sebelum ngantor sampai pulang pun masih kecium wanginya.

Il Profumo Eclair de Tubéreuse Eau de Perfume jauh lebih bold dan sensual.  Kalau Etude House No More lebih kalem, dan low key, nggak mau terlalu mencolok tapi tetap wangi, Il Profumo Eclair De Tubéreuse ini seolah screaming Beyoncé’s Run the World. Awal coba EDP ini, gue agak kaget karena tubéreuse-nya cukup menyengat untuk selera gue.  Tapi begitu udah set dan makin menyatu sama kulit, wangi floral-nya makin enak dan juga tahan lama.

There you have it.  These two EDPs are my favorites at the moment.  How about you? Parfum apa yang lagi disuka saat ini? Ngerasa penting nggak sih pakai parfum? Menurut gue, dengan sadar diri pakai parfum secukupnya (keyword: secukupnya), itu udah jadi salah satu bentuk apresiasi untuk orang-orang di sekitar atau orang yang akan ditemui.